Ilmu Syar'iy....,



Ilmu syar'iy itu..., tidak seperti ilmu dunia. Jika ilmu dunia, langsung terbayang oleh kita "kemilaunya." Contoh: Jika diterangkan tentang material baru bernama graphene, kita langsung terbayang menariknya material ini, manfaatnya, aplikasinya, dll. Tapi jika diterangkan mushthalah hadits, langsung malas dan ngantuk. padahal, dengan tahu mushthalah hadits, kita dapat lebih memahami takhriij yang dilakukan oleh ulama' hadits. Dan dengan mengetahui bagaimana metode mereka dalam memilah hadits shahih dan dha'if, iman kita dapat bertambah karena kita dapat melihat langsung bagaimana ilmiahnya Islaam. Bagamana detil2 ajaran dalam Islam itu memiliki sandaran2 yang kuat. Iman kita akan jauh lebih kuat karena dilandasi oleh ilmu...., bukan taqliid (fanatik buta) pada kiyai, ustadz, atau guru agama waktu SD/SMP. 

Maka, apa yang lebih menguntungkan daripada iman yang menjadi lebih kokoh, sehingga itu dapat menjadi jalan kita ke surga? Namun...., Itulah manusia. Sering menganggap penting apa yang tidak penting. Menganggap benar apa yang tidak benar.
0

0 comments:

Post a Comment