Waktu terus berlalu. Dengan egonya, dia tak pernah mau berhenti dan menunggu. Namun, aku sadar ia tak boleh berhenti. Kelak jika ia berhenti semua kehidupan di bumi ini juga akan berhenti. Lalu, ku sadari pula akulah yang harus berlari mengejarnya. Meski langkahku getir, meski langkahku tak panjang, namun, aku harus terus berjalan. Aku tak mau ditinggal yang lain. Aku tak mau berada di posisi paling belakang. Aku harus bangkit dan melakukan sebuah perubahan. Aku sadar, aku terlambat. Di saat orang lain telah bangun dan berdiri, aku masih saja duduk terdiam. Aku sendiri pula bertanya-tanya, "Mengapa aku harus butuh seseorang terlebih dahulu? Tak pernahkah aku berpikir kalau aku harus lebih dulu bangkit dari siapapun?" Ya Allah, Yang Maha Pemurah aku bersyukur atas seluruh nikmat yang Kau beri. Aku bersyukur atas pelajaran yang aku dapat, tanpa harus merasa digurui. Aku bersyukur, atas pelajaran hari ini.
0 comments:
Post a Comment