AKU TAK PANDAI KIMIA

"Pak, saya mau pindah ke jurusan IPS aja... saya ngga pandai logika dan hitungan. saya mau jadi seorang pengacara.". sambil nangis.

"tidak bisa, ini sudah keputusan ketua kurikulum & hasil rapat penentuan jurusan yang 2 minggu kemarin dilaksanakan para Guru, Mel". Pa Nasrudin menjelaskan.

"tapi saya ngga bisa, Pak!" kecewa.

"Bapak yakin, kamu bisa & sukses jika kamu belajar sungguh-sungguh & berusaha keras".

pupus harapan saya yang berambisi menjadi seorang pengacara. cita-cita yang tertata dengan baik kini harus hancur karena suatu keputusan yang amat pedih bagi saya.

saya menyukai Ilmu Sosial, apalagi Sosiologi Umum... betah rasanya berlama-lama mengikuti pelajaran tersebut. seolah terhipnotis, sayapun semakin tertarik masuk dunia sosial. Hukum, ya... Ilmu Hukum adalah jurusan yang harus saya ambil saat saya kuliah nanti. tak satupun yang lebih menarik dari Ilmu Hukum.

ketika memandangan ruang pengadilan yang serba hijau, menjadi pengacara & membela orang-orang yang seharusnya dibela merupakan suatu keindahan tersendiri dihati ini. bangga & senang rasanya jika saya bisa menjadi seorang pengacara, membela yang berhak dibela, meninggikan kebenaran & menegakkan keadilan. Melly Khoerunnisa, S.H :)

        Sedih, kecewa, menangis, putus asa-lah yang saya rasakan ketika saya mengetahui ditempatkan dijurusan IPA. " kenapa saya selalu seperti ini?! kenapa kehidupan yang seharusnya bisa saya tentukan sendiri selalu saja diatur dan didikte orang lain?! IPA itu tempatnya orang-orang cerdas! orang-orang yang jenius! & saya bukan yang seperi itu! kemampuan saya ngga ada di IPA! saya mau masuk IPS!!!! IPSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS!!!" menjerit.

saya tau, Ilmu Hukum bisa diambil oleh jurusan IPA & IPS. tetapi lebih sempurna lagi ketika  IPS-lah yang dipelajari. karena kecintaan saya kepada IPS yang membabi buta, menyebabkan diri ini anti terhadap IPA.


       Hari-hari saya lalui tanpa semangat sedikitpun dikelas IPA, jumlah siswa/i  dikelas pilihan itu hanya 19 orang saja. & saya adalah siswa yang paling malas dikelas itu. tak sesuai keinginan, kenapa harus serius?!

rasa benci ketika harus duduk memperhatikan pelajaran Kimia, Fisika, & Biologi hampir satu setengah tahun saya rasakan. dan saya benar-benar sangat muak!

apalagi ketika adik kelas bertanya yang ada sangkut pautnya dengan IPA, heuh,,, ogah rasanya buat menjawab! tetapi ketika saya tahu & adik kelas saya memaksa untuk dikasih tau, apa boleh buat? sayapun mengajari mereka sebisanya saja. jujur saja, walaupun saya anak IPA tapi tak banyak materi yang saya bisa. karena selama satu setengah tahun disekolah saya hanya tidur dikelas, bolos, menghiraukan penjelasan, masa bodoh, malas memperhatikan & bersikap acuh ketika prosese belajar.


     Detik-detik terakhir disekolah pun tak lama lagi segera tiba, pengumuman SNMPTN, UM, SPMB, & jalur masuk perguruan tinggi lainpun telah beredar. saya mulai berfikir & mencemaskan keadaan saya.. bagaimana & apa yang harus saya ambil ketika saya kuliah nanti... sedangkan saya tak pernah belajar sungguh-sungguh sedikitpun :(

penyesalan memang selalu datang diakhir, tapi bukan hanya penyesalan, mungkin ini adalah suatu kutukan bagi saya kenapa selama ini menyia-nyiakan kesempatan belajar & menuruti ke-egoisan hati. sayapun menyesal & berjanji akan giat belajar disisa terakhir saya disekolah. tak lain adalah untuk lulus Ujian Nasional.

perasaan galau hampir setiap detik menghantui. kemana setelah ini, melanjutkan dimana, jurusan apa, sama siapa, perguruan tinggi mana, & apa yang akan saya lakukan setelah lulus menjadi pertanyaan yang menyakitkan. tak lama setelah UTS, saya dipanggil ustadz pondok ( ya, saya tinggal dipondok & boarding school):

" Mel, bapak telah mendaftarkan kamu untuk ikut jalur PBSB (Penerimaan Beasiswa Santri Berprestasi) dijurusan Ilmu Kedokteran UGM".

"apa???". sambil memasang muka shock, tak percaya & heran.

"ya. bapak yakin meli bisa menjalani berbagai test-nya nanti.. ada 5 test, mel. & sengaja bapak tidak memberi tahu meli sebelumnya. mudah-mudahan saja dengan ini hati meli tergerak untuk bersaing. karena bapak tau, meli bisa. dan se-indonesia kuotanya hanya 2 orang saja yang akan diambil. meskipun peluang sangat tipis tapi tidak ada yang mustahil didunia ini, bukan?". tanya ustadz.

"sebelumnya saya mengucapkan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya sama pa ustadz yang memperhatikan dan peduli dengan masa depan saya. saya merasa telah menyia-nyiakan kepercayaan orang lain kepada saya selama ini. baik, saya akan ikuti & berusaha pa..., mudah-mudahan saya lolos test pertama nanti & membawa nama baik untuk almamater".

"alhamdulillah..., bapak yakin kamu bisa, mel."

"makasih atas kepercayaannya pa, do'akan saja".

"ya, semua santri, guru-guru, & ustadz selalu mendo'akan mu".



         Rabu, dihari itu saya berangkat ketempat tes pertama yang lokasinya lumayan jauh dari Cirebon, tempat sekolah saya. peserta membludak, ribuan. banyak sekali.

seperti kebanyakan tes pada umumnya, ada pertanyaan yang harus dijawab, waktu mengerjakan soal, istirahat & yang paling dinanti adalah pengumuman kelulusan.

saya pun mengerjakan soal yang diberikan, berupa soal kimia, matematika, biologi, fisika, komputer, bahasa arab, bahasa inggris, ilmu agama, ilmu sosial & ilmu pesantren. dengan tenang saya kerjakan semua soal meskipun banyak yang saya tidak mengerti :D

satu minggu kemudian, pengumuman kelulusan tes. sama sekali tidak percaya, nama saya tercantum dalam jajaran peserta yang lulus. subhanalloh.. saya mulai bersyukur dan semangat.

semua ustadz & para guru-pun turut senang, mereka memberikan suport,do'a & terus menasehati.

lulus di tes pertama merupakan sebuah kebanggan yang tak disangka sebelumnya dan merupakan kebahagiaan tersendiri :)

1 minggu setelah tes pertama, dilaksanakan tes ke-2. sama halnya ketika tes pertama, saya jalani dengan tenang penuh  semangat. dan saya pun lulus di tes ke-2 itu... sangat tidak percaya, orang bodoh seperti saya yang tidak memiliki pengetahuan dibidang IPA kok bisa lulus(?). ya, saya yakin, ini adalah anugrah Alloh SWT agar saya semangat & tidak putus asa.

tes ke-3 & ke-4 pun saya lalui, subhanalloh... saya lulus lagi. ustadz-uistadz dan semua guru semakin bangga, sayapun terus dipuji & dibanggakan saat itu. tak lupa, saya menelpon orang tua & menceritakan

semuanya, mereka bangga dan bersyukur.

selang 2 minggu setelah tes ke-4, tes terakhir yaitu tes ke-s pun segera dilaksanakan. hari selasa, ya.. hari selasa tempatnya di MAN 1 Bandung.

saya pergi kebandung dengan kondisi kurang sehat pada waktu itu, maklum.. penyakitan, haha.. jadi kambuhnya tak pernah diduga-duga alias tanpa pemberitahuan sebelumnya.

alhasil, saya ngga lulus di tes itu... :(

sempat merasa kecewa, kenapa dipenentuan terakhir malah justru ngga lulus. kalo ngga lulus diakhir mending ngga lulus aja dari awal, haha.

tapi itu tak masalah bagi pondok & sekolah, mereka semua merasa bangga dan tetap mengucapkan selamat meskipun hanya lulus di tes ke-4.


            Setelah kejadian itu, saya merasa mempunyai semangat baru. saya pun mencoba untuk tidak larut dalam kesedihan yang gagal masuk IPS dan menuruti ego.

tibalah waktunya SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri). sayapun termasuk kedalam pendaftar SNMPTN 2012. pilihan pertama saya ambil Teknik Pangan & pilihan kedua saya ambil Agroindustri, Institut Pertanian Bogor.sengaja saya ngga ngambil yang berbau IPA karena saya TIDAK BISA :D

singkat cerita, hasilnya pun diumumkan. dan saya, TIDAK LULUS!

alangkah hancur & sedihnya hati saya mengetahui ketidak lulusan itu. tapi saya masih optimis, masih ada jalur lain untuk masuk universitas.

setelah jalur SPMB PTAIN dibuka, sayapun mendaftarkan diri. Ilmu Perpustakaan, Psikologi UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA & Ilmu Filsafat UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG adalah pilihan yang saya ambil di SPMB PTAIN.

tes dilaksanakn dijogja, tepatnya di Fakultas Sosial & Humaniora UIN SUKA YOGYAKARTA & hasilnya saya TIDAK LULUS!

semakin remuk hati saya & mulai putus asa. "sudahlah, mungkin ini kutukan bagi saya karena dulu ngga pernah serius". sayapun bersender dan mengeluarkan kata-kata itu sambil mengis dipangkuan ibu saya waktu itu. skaligus meminta maaf karena telah menjadi anak bodoh yang tak lulus di tes itu....... "maafkan aku Bu, Pa....".

orang tua saya sangat hebat, keduanya terus memberikan motivasi yang sangat tinggi untuk saya. keduanya menyarankan untuk terus ikut disemua rangkain tes untuk masuk perguruan tinggI. ya Allooooh.... cinta keduanya kepada saya yang bodoh ini begitu besaaaar sekali. I LOVE U, MOM & DAD!!!


             Setelah itu, sesuai saran & dukungan orang tua saya pun ikut jalur Reguler 1 UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA, 3 Pilihan yang diambil, Ilmu Perpustakaan, Psikologi & Perbandingan Madzhab Hukum.

dan lagi, saya TIDAK LULUS!

YA ALLLLOOOOH..... betapa kerdil dan bodohnya saya. kerjaan saya dipagi, siang, sore & malampun adalah satu, menangis!

akhirnya, sayapun Didaftarkan tanpa tes di Universitas Majalengka. saya diterima di jurusan PG SD.

selain tidak begitu jauh dari rumah, saya pun bisa sambil membawa kendaraan biar ngga nge-kos haha -_____-




        Lagi-lagi saya disarankan untuk ikut tes, ya... tes REGULER KEDUA DI UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA. sayapun ikut & tidak terlalu banyak berharap lulus sebenarnya. karena saya sudah terdaftar sebagai calon mahasiwa baru di universitas majalengka pilihan keluarga.

Kimia, Ilmu Perpustakaan & Psikologi, tiga pilihan yang saya ambil. saya mencoba mencantumkan nama Kimia, pelajaran khas IPA disalah satu pilihan itu. & tanpa diduga tanpa disangka sayapun LULUS DI FAKULTAS SAINS & TEKNOLOGI PRODI KIMIA DI UINVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA.

saya merasa sangat senaaaaaang sekali. karena akhirnya dibanyaknya rangkaian tes yang saya jalani akhirmnya ada yang lulus juga -________-

tapi kembali menjadi beban fikiran... kimia itu apa? bagaimana situasi & keadaan kelasnya? bagaimana saya menjalaninya? mampukah saya mempelajarinya? bisakah saya bertahan dikelas itu?

haah.... kembali mendapatkan pertanyaan & kenyataan yang menyiksa.



     Kimia UIN YOGYAKARTA, saya ambil. dengan penuh kepercayaan bahwa Tuhan itu tidak mungkin salah menempatkan.

hari-hari saya jalani dengan tangisan, saya seperti orang asing yang tersasar... saya paling bodoh dikelas. saya tidak tau apa-apa.. saya bingung, apa itu kimia.. apa yang sebenarnya yang sedang saja pelajari....... saya seperti orang yang paling aneh yang sama sekali tidak tau apa-apa. saya hanya bisa menangis... menangisi kebodohan saya.

UNTUK SEMUA DOSEN YANG SAYA HORMATI & YANG SAYA CINTAI, MAAFKAN SAYA JIKA SELAMA INI SAYA MENYUSAHKAN & MENJADI MAHASISWA YANG PALING TERTINGGAL DIKELAS KIMIA 2012. JIKA DOSEN TELAH LELAH MENGAJARI SAYA SAYA MINTA MAAF.... KARENA SAYA TAK PANDAI KIMIA......... :'(

Keyakinan saya satu: Alloh SWT tak mungkin salah menempatkan.

dan saya akan berusaha belajar agar saya bisa & tidak begitu buta Kimia.

 

0

0 comments:

Post a Comment