"ini bukan kamu! tak seperti biasanya kamu seperti ini. kenapa kamu jadi begini.., mana kamu yang dulu aku kenal?!".
"maafkan aku.., aku tak tau harus bagaimana. saat ini dunia benar-benar tidak berpihak kepadaku". terbata-bata
"apa?! berani-beraninya kamu menyalahkan dunia.. dasar pemalas!". nadanya semakin tinggi
"lalu aku harus bagaimana?! kau tau, tak mudah aku menjalaninya selama ini.., sulit..., sangat sulit! aku gadaikan waktu istirahatku, aku gadaikan waktu bermainku, aku gadaikan waktu luangku, semuanya demi apa..? demi aku bisa meraih cita-citaku, demi aku bisa mengejar ketertinggalanku, demi aku bisa untuk tidak mempermalukan diriku, demi aku bisa menghapus kebodohanku meski itu sangat sedikit. sekarang apa kau masih akan terus berkata bahwa aku pemalas??".
"heh! itu wajar! hidup memang seperti itu. kalau kamu mau santai, hura-hura, dan bersenang-senang mending kamu mati. percuma hidup jika urusan dunia yang kau mau. kamu belajar, bekerja, berusaha, ya memang itu yang harus kamu lakukan. kenapa kamu malah mengeluh?!". mulai berkaca-kaca
"aku tidak mengeluh!".
"lalu apa maksud ucapanmu tadi? apa kamu pikir dengan kau menceritakan semua kepedihanmu aku akan iba dan mau bersikap baik padamu?! harusnya kamu berpikir bagaimana caranya untuk bisa lebih baik, bukan hanya mengeluh dan bersedih dengan keadaan. apalagi kau mengatakan bahwa dunia tak berpihak kepadamu! apa kau tak percaya Tuhan? apa kau tak percaya FirmanNya bahwa: Allah tidak akan merubah suatu kaum hingga kaum itu sendiri yang merubahnhya?! pikir dengan akal sehatmu!".
"aku lelah.., aku mohon jangan memarahiku lagi.. cukup.. aku tak bisa lagi mendengarkan kata katamu. aku butuh nasehat, penguat, motivasi.., bukan disalahkan, dimarahi dan dibentak seperti tadi. aku lelah.., senin sampai jum'at aku kuliah.., praktikum empat kali dalam seminggu.., aku harus membuat laporan sementara, laporan resmi yang semua ditulis tangan.., belajar buat prites, buat praktikum.., belum lagi tugas dari dosen yang menumpuk dan harus dengan lama aku kerjakan. dan kau tau sendiri.., bagiku, mendapatkan nilai bagus itu sangatlah susah.., bagi teman sekelasku mendapatkan nilai bagus adalah suatu kemudahan.., karena memang kimia bukan suatu yang asing bagi mereka.., mereka sudah mahir dan terbiasa dengan ilmu kimia. sementara aku? meski hanya 1 soal, aku harus berusaha mati-matian mengerjakannya.. sampai larut malam, bahkan sampai menjelang subuh. ya, aku tau aku tak boleh mengeluh dan aku sadar aku tak boleh menyalahkan keadaan, tapi apakah aku salah jika aku ingin bercerita? tujuanku hanya satu, berharap mendapatkan motivasi.., bukan bentakan. padahal kau tau juga.., setiap hari sepulang kuliah aku harus langsung ketempat kerjaku. bekerja sampai dini hari.., aku baru pulang ke kos jam 12 malam..., dan sepulang dari bekerja apa aku langsung tidur? tidak! kau tau jawabannya.., karena jika aku tidur bagaimana dengan tugasku.., bagaimana laporanku.., bagaimana hafalan Qur'anku dan bagaimana mengisi perutku.
to be continue
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment