ku abadikan kau dalam baris-baris puisi ini
karena aku lahir
dari sambungan-sambungan nyawa
dalam rahim kekalmu
aku berani menguntai kata demi kata
hanya karna tutur kata dan senyum manisnu
tetesan demi tetesan keringat
selalu kau abadikan
hanya untuk mendididkku
melihat, berkata.. hingga akupun berkarya..
ibu...
aku selalu menyertaimu dalam do'aku..
hingga nanti suatu saat
kau tak lagi memberiku pelukan hangat
pengantar tidurku..
kau seperti secerah cahaya
di gelapnya malam..
jemarimu lembut membelai
kala kumenangis dan mengharapkan perlindungan...
melihatmu buatku tetap
lurus berjalan
bimbinganmu buat langkahku
menjadi benar
engakau tempatku mengadu
tentang segala keluh kesahku
engkau tempatku bermanja
saat lelahku...
ibu segala-galanya dalam hidupku
engkaulah.... ibuku.. :))
miminya ga bisa buka blog... percuma hahahaha :-)
ReplyDelete!
ReplyDeletesebel ah
ReplyDelete