detik demi detik
menit demi menit
jam demi jam
hari demi hari
siang malam silih berganti
dimulai dengan semburat merah diufuk timur
diakhiri dengan lembayung senja di ufuk barat
diganti dengan awan hitam penuh dan titik titik cahaya malam
begitu seterusnya......
namun aku tetap terpaku...diam membisu...
meski musim terus berganti
aku tak dapat mengartikan apa arti dari sebuah hidup ini... ??
kalau hanya untuk menyakiti dan disakiti
menyayangi dan disayangi, memberi dan diberi...
tanpa mengerti janji dari kehidupan itu sendiri
dan tak memahami arti dari sebuah kematian itu pula
mengapa harus ada permulaan?
dan pastinya selalu ada pengahiran
sayang seribu sayang.......
aku tetap tak dapat mengartikan apa itu sebuah kehidupan.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment